• About
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Contact
  • Link Exchange
  • Daftar Isi
  • Tv Online
  • Translate

NgeUpdate

  • Home
  • Applikasi
  • Cheat
    • Point Blank
    • Lost Saga
  • Software
  • Tutorial
  • Tool UnBanned PC
Home → Unik & Aneh → Inilah Alasan Penggaris Panjangnya 30 cm

Inilah Alasan Penggaris Panjangnya 30 cm

Unknown
Add Comment
Unik & Aneh
Rabu, 26 Maret 2014

Inilah Alasan Penggaris Panjangnya 30 cm - Ohya, pernah gak di pikiran sobat gilaakses.com terlintas pertanyaan, kenapa sih penggaris itu panjangnya 30 cm? Memang tidak semua penggaris, sih. Tapi yang paling banyak dan umum adalah penggaris 30 cm. Kenapa bisa demikian, ya? Ternyata ada loh alasannya. Alasannya bisa dipandang dari segi elektronika, fisika, dan juga informatika. Mari kita simak pembahasannya.
Dalam bidang komputer dan elektronika, panjang 30 cm memiliki arti khusus. Arti khusus yang penting dan menjadi pegangan dalam merancang dan membangun rangkaian mikroelektronika dan rangkaian terpadu (Integrated Circuit, IC).
30 cm lebih kurang adalah jarak yang ditempuh oleh gelombang elektromagnetik dalam waktu satu per milyar detik. Perioda satu per milyar detik berkorespondensi dengan frekuensi 1 milyar daur (cycle) per detik (giga hertz, GHz), jadi lebih kurang pada orde/skala yang sama dengan kecepatan komputer saat ini.
Faktor 30 cm menjadi penting dalam merancang sebuah rangkaian elektronika yang beroperasi pada frekuensi GHz. Dalam rangkaian elektronika skala GHz, daur arus listrik dalam rangkaian akan menghasilkan gelombang elektromagnetik yang memiliki panjang pada sekitar skala sentimeter.
Jika rangkaian elektronika tersebut berukuran juga pada skala sentimeter, maka insinyur yang merancang rangkaian tersebut harus mempertimbangkan faktor waktu yang diperlukan untuk perambatan gelombang elektromagnetik dalam rangkaian.
Problem serupa, yakni memperhitungkan faktor waktu yang diperlukan untuk perambatan gelombang elektromagnetik, muncul dalam banyak teknologi sehari-hari: radar, telekomunikasi seluler dan satelit, jaringan serat optik (optical fiber), global positioning system, perpetaan, geodesi, dan banyak lagi.
Dalam fisika partikel eksperimen, problem ini muncul ketika fisikawan harus mempertimbangkan waktu tempuh sinyal dalam serat optik dari detektor yang terletak 100 meter di bawah tanah ke komputer yang membaca dan menyimpan data di permukaan tanah.
Sebagai contoh, akselerator LHC beroperasi dengan frekuensi 40 MHz atau periode 25 per milyar detik. Setiap 25 per milyar detik, terjadi beberapa tumbukan/interaksi di dalam detektor. Dengan menggunakan aturan 30 cm, kita tahu bahwa selama 25 per milyar detik, cahaya akan menempuh jarak 7.5 meter.
Padahal jarak dari bawah tanah ke permukaan tanah adalah 100 meter lebih! Sebelum sinyal dari detektor mencapai permukaan tanah dan direkam dalam komputer, detektor sudah menerima data kembali.
Penggunaan ukuran 30 cm untuk memberikan ilustrasi/gambaran tentang kecepatan cahaya dan jarak yang ditempuh, dipopulerkan oleh Laksamana Pertama (Commodore/Rear Admiral) Grace Hopper, seorang sesepuh dalam bidang komputer dan informatika.
  • Share This Article

  • Facebook

  • Twitter

  • Google+

Posting Lebih Baru
Posting Lama
Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Like Update

Update Terbaru

Update Pilihan

  • Download LENOVO LAUNCHER Versi 3.2.3
  • Download BBM For Gingerbread [Update]
  • Cheat Point Blank VIP Full Fitur 31 Maret 2014
  • Cheat Point Blank VIP Full Fitur 29 Maret 2014
  • Cheat Point Blank VIP Full Fitur 23 Maret 2014
  • Cheat Point Blank VIP Full Fitur 28 Maret 2014
  • Release LostSaga Update Hot 31 Mar 2014 Work All Windows
  • Cheat Point Blank VIP Full Fitur 27 Maret 2014
  • Cheat G-Cash Point Blank dan Full Hack Terbaru 19-20 Maret 2014
  • Subway Surf World Tour Miami (Unlimited Coin And Key)
Diberdayakan oleh Blogger.
Copyright 2014 NgeUpdate Template By Ridwan Hex